Integrasi Nilai Etika dan Keagamaan dalam Pendidikan Vokasi: Menjawab Tantangan Industri 4.0
DOI:
https://doi.org/10.57176/jn.v5i2.198Keywords:
industri 4.0, nilai etika, nilai keagamaan, pendidikan karakter, pendidikan vokasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi, strategi implementasi, serta tantangan dalam mengintegrasikan nilai-nilai etika dan keagamaan ke dalam pendidikan vokasi di era Industri 4.0, dengan studi kasus di Politeknik Industri Logam Morowali. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 120 mahasiswa, 4 dosen pengampu mata kuliah keagamaan dan teknis, serta pengelola kurikulum atau pimpinan program studi sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi sistematis terhadap proses pembelajaran dan pembinaan karakter, studi dokumentasi kurikulum dan silabus, serta survei terstruktur kepada mahasiswa dan dosen. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk menjamin konsistensi dan kredibilitas temuan. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola dan memperkuat temuan dari berbagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai etika dan keagamaan merupakan kebutuhan strategis dalam membentuk lulusan pendidikan vokasi yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat dan kesiapan menghadapi dilema etis dalam konteks industri modern. Sebanyak 92% mahasiswa menyatakan bahwa nilai etika dan keagamaan penting bagi kesiapan profesional. Namun, implementasinya masih cenderung bersifat teoretis dan belum sepenuhnya terintegrasi secara kontekstual dengan kebutuhan industri. Strategi efektif yang teridentifikasi meliputi integrasi lintas mata kuliah, penguatan kegiatan keagamaan dan ekstrakurikuler, serta keteladanan dosen. Tantangan utama meliputi keterbatasan kerangka kurikulum, rendahnya kompetensi dosen dalam pedagogi berbasis nilai, pengaruh budaya digital, serta lemahnya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.
References
Alprianti, P., & Sihotang, H. (2023). Pendidikan vokasi di era industri 4.0: Penguatan kompetensi holistik berbasis etika dan kolaborasi. Jurnal Pendidikan Vokasi, 13(2), 115–128.
Amalia, E., & Srimaya, L. S. (2022). Mengintegrasikan etika islam dalam dilema etis dan pendidikan akuntansi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 5(4), 145–160. https://doi.org/10.22219/jaa.v5i4.22345
Ni’mah, N. J. ., Listo, H. S. ., & Astuti, N. Y. . (2025). Peran guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan akhlak mulia peserta didik melalui strategi pembelajaran berbasis karakter islami. Ngaji: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 43–58.
https://doi.org/10.24260/ngaji.v4i1.72
Suci Rahmawati, Tsazkiya Aqiila Salsabila, Widiarti Permana Sari, Septi Permatasari, Wildan Ahmad, & Siti Khulasoh. (2025). Peningkatan pemahaman nilai-nilai akhlak mulia melalui penerapan metode pembelajaran roleplaying mata pelajaran PAI SMAN 6 Karawang. Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam Dan Hukum Syariah, 2(2), 126–138. https://doi.org/10.61132/hidayah.v2i2.933
Aziz, M. B., & Amir, A. N. (2025). Evaluating value-based vocational education using logic model: A qualitative inquiry in islamic higher education. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 6(3), 700–715. https://doi.org/10.31538/tijie.v6i3.1969
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Chikmah, L., Rahmawati, M., & Putri, D. . A. (2023). Peran pendidikan Islam dalam menghadapi era industri 4.0. Khuluqiyya: Jurnal Kajian Hukum Dan Studi Islam, 5(1), 62–74. https://doi.org/10.56593/khuluqiyya.v5i1.92
Denzin, N. K. (1978). The research act: A theoretical introduction to sociological methods (2nd ed.). McGraw-Hill.
Febriansyah, R., & Amin, A. (2024) Pendidikan agama islam sebagai alat pembentuk generasi milenial berkarakter islami. JOEAI: Journal of Education and Instruction, 7 (2).
https://doi.org/10.31539/joeai.v7i2.12492
Rosadi, Anwar & Erihadiana, Mohamad. (2021). Reorientasi kurikulum dan pembelajaran pendidikan agama Islam pada era disrupsi teknologi. QUALITY. 9.(2), 231-248.
https://doi.org/10.21043/quality.v9i2.12024.
Herlandy, P. B., Sholihat, N., Pahmi, P., Majid, N. W. A., Azman, M. N. A., & Ulwan, A. N. (2024). Developing a digital module for integrating Islamic and Muhammadiyah values with Pancasila in vocational education: A Sadiman method approach. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 6(2), 123–138. https://doi.org/10.23917/ijolae.v6i2.23208
Hidayatulloh, D. S., Hilmi, F., Maulana, M. F. R., & Maulana, M. I. (2025). Integrating Paulo Freire’s thought and Islamic values in vocational education. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 23(2), 145–160. https://doi.org/10.32729/edukasi.v23i2.2097
Indriyani, F., Sa’adi, & Miftahuddin. (2025). Mewujudkan pembelajaran holistik: Integrasi pendidikan agama Islam dan agroteknologi di sekolah. Journal of Instructional and Development Researches (JIDeR), 5(4), 384–390. https://doi.org/10.53621/jider.v5i4.564
AR, M., Usman, N., & Azizah, A. (2016). Vocational school-industry partnership in improving graduate competency. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 4(3), 269-280. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v4i3.102
Kementerian Perindustrian RI. (2025). Roadmap pengembangan SDM industri 4.0. Jakarta: Kemenperin RI.
Kurniasih, N., Priyono, B., Ulya, F. H., Pramono, S. E., Khalid, M., & Mahmud, A. (2023). Pendidikan karakter pada pendidikan tinggi vokasi: Studi literatur. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, 6(1), 2115–2125. https://proceeding.unnes.ac.id/snpasca/article/view/2115
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books, 45–67.
Munawir, M., Salsabillah, P., & Rosyidah, R. (2024). Membentuk akhlak di era revolusi industri 4.0 dengan peran pendidikan agama Islam. Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan, 16(1), 47-54.
https://doi.org/10.47435/al-qalam.v16i1.2763
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Dewantara, H., & Kemalasari, A. A. (2024). The role of technopreneurship literacy and entrepreneurship education in fostering entrepreneurial interest through self-efficacy. Pinisi Journal of Entrepreneurship Review, 2(3), 162–174. https://doi.org/10.62794/pjer.v2i3.4034
Sari, I. N. B., Pahrudin, A., Jatmiko, A., & Koderi, K. (2024). Desain kurikulum pai berbasis karakter: Integrasi pengetahuan, etika, dan spiritualitas . Journal of Education Research, 5(4), 6597–6604. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1962
Barus, O., Hidayanto, A. N., & Eitiveni, I. (2025). Mapping generative AI’s ethical issues in higher education: a felt-guided systematic review. Polyglot: Jurnal Ilmiah, 21(2). https://doi.org/10.19166/pji.v21i2.10020
Suparyati, A.., & Habsya, C. . (2024). Kompetensi lulusan pendidikan vokasi untuk bersaing di pasar global. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2), 1921-1927. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.3288
Sari, Y. I. H., Soelistiyowati, E., & Yuanti, E. E. (2020). Work ethics profile of vocational college students in Indonesia. Jurnal Pendidikan Vokasi, 10(3), 260–269. https://doi.org/10.21831/jpv.v10i3.33809
Karim, R.A., Rifki, A., Nadir, Rusyunizal, D., & Efriyanti, L. (2025). Industry-Responsive and islamic curriculum: A needs analysis for public vocational secondary schools. Leadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, 6(2), 156-168. https://doi.org/10.32478/leadership.v6i2.3536
Sihite, M. (2018). Pendidikan vokasi di era revolusi industri 4.0: Tantangan dan peluang pengembangan sumber daya manusia. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 21(2), 123–134.
Jaya, D. J., Ernawati, E., Triyono, M. B., Sudira, P., & Raharjo, N. E. (2025). Peluang dan tantangan pendidikan vokasional menghadapi era revolusi industri 4.0. Journal of Vocational and Technical Education (JVTE), 7(1), 39–48. https://doi.org/10.26740/jvte.v7n1.p39-48
Sopiali. (2020). Integrasi pendidikan karakter pada pendidikan vokasi di sekolah menengah kejuruan. Vocational Journal, 2(1), 45–56.
Nugroho, W. . (2022). Integrasi pendidikan karakter pada pendidikan vokasi di sekolah menengah kejuruan. Vocational: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan , 2(1), 73-84.
https://doi.org/10.51878/vocational.v2i1.936
Mardatillah, N.A., Nasution, H., Najmi, V. N., & Lestari, Y. I. (2025). Pembelajaran berbasis karakter dalam pendidikan agama Islam. Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan, 23(1), 99-111. https://doi.org/10.31851/wahanadidaktika.v23i1.18619
Tanjung, A. Q., Suciptaningsih, O. A., & Asikin, N. (2024). Urgensi etika dalam literasi digital di era globalisasi. WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(1), 34–41. https://doi.org/10.24176/wasis.v5i1.11566
Widodo, A. (2021). Pentingnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. SHES: Conference Series, 4, 45–52.
Dianastiti, Y., & Putra, R. (2025). Edukasi pentingnya karakter untuk memasuki dunia kerja pada siswa sekolah menengah kejuruan. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 427–434. https://doi.org/10.55506/arch.v4i2.186
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Afip Miftahul Basar, Ceceng Saepulmilah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercially.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit , provide a link to the license, and indicate if changes were made . You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation .
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.








