Internalisasi Nilai Islam dalam Budaya Maritim sebagai Proses Pendidikan Agama Islam Pesisir Selat Melaka

Authors

  • Nur Hafizah Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai, Indonesia
  • Wiwid Hadi Sumitro Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57176/jn.v5i2.200

Keywords:

budaya maritim, internalisasi nilai islam, , pendidikan agama islam, pesisir selat melaka

Abstract

Artikel ini mengkaji budaya maritim masyarakat Pesisir Selat Melaka sebagai ruang edukatif dalam proses Pendidikan Agama Islam. Selama ini, Pendidikan Agama Islam cenderung dipahami sebagai proses pembelajaran yang berlangsung dalam ruang institusional formal, sementara dimensi kultural masyarakat belum banyak dieksplorasi sebagai medium internalisasi nilai keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana nilai-nilai Islam diinternalisasikan melalui budaya maritim, mekanisme internalisasi yang berlangsung, serta kontribusinya terhadap pembentukan sikap keberagamaan masyarakat pesisir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-interpretatif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 18 informan kunci yang terdiri atas tokoh agama, tokoh adat, nelayan, serta anggota masyarakat pesisir yang terlibat langsung dalam aktivitas budaya maritim. Informan dipilih menggunakan purposive sampling dan dikembangkan melalui snowball sampling hingga mencapai kejenuhan data. Analisis data dilakukan secara tematik untuk memaknai relasi antara praktik budaya maritim dan Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya maritim berfungsi sebagai proses PAI yang bersifat informal dan nonformal melalui mekanisme keteladanan, pembiasaan kolektif, dan transmisi nilai lintas generasi. Nilai-nilai Islam yang terinternalisasi meliputi tauhid, etika kerja Islami, solidaritas sosial, dan kesadaran ekologis, yang dihayati melalui pengalaman hidup dan praktik keseharian masyarakat pesisir. Temuan ini menegaskan bahwa budaya maritim merupakan ruang pedagogis yang efektif dalam membentuk kesadaran keagamaan yang aplikatif dan berkelanjutan. Secara teoretis, penelitian ini memperluas paradigma Pendidikan Agama Islam dengan menempatkan budaya lokal sebagai medium pendidikan nilai yang sah dan strategis. Temuan penelitian ini memberikan landasan bagi pengembangan model Pendidikan Agama Islam yang kontekstual, inklusif, dan berakar pada kearifan lokal masyarakat pesisir.

References

Abdullah, M. A. (2017). Religion, science, and culture: An integrated, interconnected paradigm of science. Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, 55(2), 391–420. https://doi.org/10.14421/ajis.2017.552.391-420

Andaya, B. W. (2019). Leaves of the same tree: Trade and ethnicity in the Straits of Melaka. Honolulu: University of Hawai‘i Press.

Azra, A. (2015). Jaringan ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara abad XVII dan XVIII. Jakarta: Kencana.

Azra, A. (2020). Islamic moderation in Indonesia: From concept to practice. Studia Islamika, 27(1), 1–19. https://doi.org/10.36712/sdi.v27i1.9405

Berger, P. L., & Luckmann, T. (2011). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Anchor Books. https://doi.org/10.4324/9780203998948

Dalimunthe, D. S. (2023). Transformasi pendidikan agama Islam: Memperkuat nilai-nilai spiritual, etika, dan pemahaman keislaman dalam konteks modern. Al-Murabbi Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 75–96.https://doi.org/10.62086/al-murabbi.v1i1.426

Foltz, R. (2016). Islamic environmentalism: A matter of interpretation. Journal of Islamic Studies, 27(2), 1–17. https://doi.org/10.1093/jis/etw012

Hidayat, K. (2019). Religious pluralism and social harmony in Indonesia. Studia Islamika, 26(3), 453–478. https://doi.org/10.36712/sdi.v26i3.9933

Hidayat, T., & Asyafah, A. (2019). Konsep dasar evaluasi dan implikasinya dalam evaluasi pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah. Al-Tadzkiyyah Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 159-181. https://doi.org/10.24042/atjpi.v10i1.3729

Huda, M. (2018). Empowering application strategy in the technology adoption: Insights from professional and ethical engagement. Journal of Science and Technology Policy Management, 9(2), 172–190. https://doi.org/10.1108/JSTPM-09-2017-0044

Imelda, A. (2018). Implementasi pendidikan nilai dalam pendidikan agama Islam. Al-Tadzkiyyah Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 227. https://doi.org/10.24042/atjpi.v8i2.2128

Irsyad, I., Sukardi, I., & Nurlaila, N. (2022). Internalisasi nilai-nilai agama Islam dalam pembentukan budaya beragama siswa. Muaddib Islamic Education Journal, 5(1), 9–16. https://doi.org/10.19109/muaddib.v5i1.11738

Jackson, R. (2014). Signposts: Policy and practice for teaching about religions and worldviews. British Journal of Religious Education, 36(3), 317–318. https://doi.org/10.1080/01416200.2014.944752

Kurniawan, S. (2020). Islamic education values and local wisdom: Strengthening religious moderation in Indonesian society. HTS Teologiese Studies/ Theological Studies, 76(4), a6027. https://doi.org/10.4102/hts.v76i4.6027

Mansir, F. (2022). Islamic education and socio-cultural development in educational institutions. Ideas Jurnal Pendidikan Sosial dan Budaya, 8(3), 729. https://doi.org/10.32884/ideas.v8i3.901

Mansir, F., Purnomo, H., & Tumin, T. (2020). Penerapan pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis sains budaya lokal di sekolah dan madrasah. Tarbawy Indonesian Journal of Islamic Education, 7(1), 70–79. https://doi.org/10.17509/t.v7i1.23478

Maskrey, S., Priest, S., & Mount, N. J. (2018). Towards evaluation criteria in participatory flood risk management. Journal of Flood Risk Management, 12(2). https://doi.org/10.1111/jfr3.12462

Mudrikah, M., Rachmawati, N., & Adibah, I. Z. (2025). Komponen dan model pengembangan kurikulum PAI berbasis multikultural. Educational Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 5(3), 617–627. https://doi.org/10.51878/educational.v5i3.6575

Mustafida, F. (2020). Integrasi nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 4(2), 173–185. https://doi.org/10.35316/jpii.v4i2.191

MZ, M. H., Fauzani, L., & Kurniawan, Z. (2024). Kristalisasi nilai pendidikan Islam dalam tradisi melaut di Kecamatan Teunom, Aceh Jaya. Fitrah International Islamic Education Journal, 6(2), 234–262. https://doi.org/10.22373/fitrah.v6i2.7263

Nata, A. (2021). Islamic education and social transformation in Indonesia. Journal of Indonesian Islam, 15(1), 1–24. https://doi.org/10.15642/JIIS.2021.15.1.1-24

Pearson, M. (2006). Littoral society: The concept and the problems. Journal of World History, 17(4), 353-373. https://doi.org/10.1353/jwh.2006.0059

Putri, S. H., Asnan, G., & Nur, M. (2020). Kehidupan dan aktivitas budaya bahari masyarakat nelayan Nagari Airhaji Kabupaten Pesisir Selatan. Patanjala Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, 12(1), 87. https://doi.org/10.30959/patanjala.v12i1.553

Rezeki, A. P. T., Ihsan, A., Pratiwi, L. P., Handriyani, R., Rinaldo, A., & Syamsir, S. (2023). Peranan interaksi sosial dalam meningkatkan pemahaman budaya antar mahasiswa di lingkungan kampus Universitas Negeri Padang. Journal of Social Science (Joss), 2(7), 2020–2024. https://doi.org/10.59188/jcs.v2i7.432

Saumantri, T. (2022). Konstruksi nilai-nilai moderasi beragama dalam perspektif filsafat agama. Substantia Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 24(2), 164. https://doi.org/10.22373/substantia.v24i2.14854

Sutrisno. (2017). Internalization of Islamic values in education: Conceptual framework and implementation. Journal of Islamic Education Studies, 5(2), 123–137. https://doi.org/10.21580/jies.v5i2.2023

Taherong, R., Kamaruddin, S. A., & Adam, A. (2025). Sosial budaya maritim sebagai sumber pembentukan pendidikan karakter pelajar Indonesia: Kajian literatur melalui teori pierre bourdieu. Riggs Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 3716–3725. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4115

Tilaar, H. A. R. (2015). Pedagogik kritis: Perkembangan, substansi, dan implementasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Xiuyang, C., & Luen, L. C. (2024). Survey on the integration of local culture in labor education courses: a case study of guangxi arts University in Nanning, China. International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development, 13(3). https://doi.org/10.6007/ijarped/v13-i3/22382

Downloads

Published

2026-04-21

How to Cite

Hafizah, N., & Sumitro, W. H. . (2026). Internalisasi Nilai Islam dalam Budaya Maritim sebagai Proses Pendidikan Agama Islam Pesisir Selat Melaka. Journal of Nusantara Education, 5(2), 66–77. https://doi.org/10.57176/jn.v5i2.200

Issue

Section

Articles